GEOMIKROBIOLOGI DALAM LINGKUNGAN GUA

Mei 28, 2008

Sejak tahun 1994, pengamatan tentang geomicrobiologi gua berkembang pesat, bidang kajian telah bergerak dari hal jarang dan deskripsi luas tentang gua menjadi interaksi mikroba dan mineral dalam gua. Sejak kehidupan pertama di bumi, aktivitas metabolisme mikroba telah meninggalkan tanda dalam semua benda yang dapat dibayangkan di bumi. Banyak aktivitas metabolisma menjadi sangat penting dalam menjaga keseimbangan biosfer,dimana mikroorganisme menopang bentuk kehidupan yang lebih tinggi melalui produksi primer, fiksasi nitrogen dan mineralisasi karbon organik.

Nitrat

Nitrat umumnya ditemukan dalam sedimen gua kering, diperkirakan melalui cara rembesan air dasar dimana dekomposisi bakteri materti organik di atas gua melepas ion nitrat yang dipindahkan melalui air dasar, evaporasi air dalam lintasan kering berakibat pada pembentukan nitrat.

Sulfur

kemampuan untuk produksi kalsit adalah kemampuan umum bagi bakteri tanah dan diturunkan ke berbagai daerah evolusi. Hanya bakteri metabolic aktif yang bisa mempercepat pembentukan CaCo3, dan struktur mineral yang yang berikut ( kalsit dan aragonit) adalah bergantung pada viskositas medium.

Mineral lain

Jenis mineral sekunder yang lain diamati dalam gua, suatu bukti kelimpahan biomineralisasi besi. Sebuah studi menunjukkan kontrol steril itu tidak menunjukkan timbulnya besi, sedang inokulasi bakteri tanah menimbulkan besi hidroksida dan pelindung yang dipenuhi besi, senyawaan mangan ditemukan pada dinding gua.

Bahtiar Efendi

B1J006191

Pendinsync@yahoo.com

Bandikeren.wordpress.com

Halo dunia!

Maret 27, 2008

Welcome to WordPress.com. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!


Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.